Momentum Penguatan Komitmen, Lapas Slawi Laksanakan Pengambilan Sumpah Pegawai

    Momentum Penguatan Komitmen, Lapas Slawi Laksanakan Pengambilan Sumpah Pegawai

    Slawi, 14 Februari 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Slawi melaksanakan kegiatan pelantikan pegawai pada Sabtu (14/2) pukul 08.15 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di Aula Dr. Sahardjo Lapas Kelas II B Slawi dan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Edi Kuhen.

    Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah pegawai yang dipandu oleh rohaniawan Ahmad Salam Fara. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Kasubag Tata Usaha Adi Purnama dan Kasi Kamtib Ade Wahyudi selaku saksi.

    Setelah pengambilan sumpah, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan sebagai bentuk pengesahan dan komitmen atas tugas serta tanggung jawab yang akan diemban.

    Dalam sambutannya, Kalapas Edi Kuhen menyampaikan ucapan selamat kepada pegawai yang telah dilantik. Ia menegaskan pentingnya integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai insan pemasyarakatan. Kalapas juga mengingatkan agar seluruh pegawai senantiasa menjunjung tinggi sumpah jabatan serta menjaga nama baik institusi.

    Kegiatan pelantikan berlangsung dengan khidmat dan tertib. Melalui pelantikan ini, diharapkan pegawai yang telah diambil sumpahnya dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta berkontribusi positif bagi kemajuan Lapas Kelas II B Slawi.

    im15

    im15

    Artikel Sebelumnya

    Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Slawi...

    Artikel Berikutnya

    Pererat Silaturahmi, Lapas Kelas IIB Slawi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sidang Pantukhir Daerah Casis Tamtama PK TNI AU Gel I/A-92 TA 2026
    Dandim 1710/Mimika Tinjau Rencana Lokasi Sasaran TMMD Ke-128 TA 2026 di Distrik Mimika Tengah
    Merajut Harapan dengan Sasirangan, Kisah Humanis Persit yang Menjaga Warisan dan Menguatkan Kemandirian
    Pelimpahan Berkas Perkara, Para Tersangka berikut Barang Bukti penganiayaan terhadap Sdr. AY
    BBM dan LPG Subsidi Disalahgunakan, Negara Rugi Rp1,26 Triliun

    Ikuti Kami